Rabu, 20 November 2013

Ekonomi Makro



EKONOMI MAKRO


Ekonomi makro mempelajari variable – variable ekonomi secara keseluruhan. Variabel-variabel tersebut antara lain : pendapatan nasional, kesempatan kerja, pengangguran , jumlah uang yang beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi dan neraca pendapatan internasional.
Pengeluaran agregrat adalah pengeluaran untuk konsumsi, operasional perusahaan, investasi, pengeluaran Negara.

Cakupan ekonomi makro :
·         Pertumbuhan ekonomi, semakin banyak barang yang di produksi oleh Indonesia mencerminkan Negara kita semakin maju. Tetapi tidak semua kalangan ikut merasakannya dikarenakan tidak meratanya saluran distribusi hasil barang yang telah di produksi.
·         Pengangguran, masalah utama pengangguran yaitu semakin banyak usia kerja tetapi banyak tenaga kerja yang tidak terserap dikarenakan kualitas tenaga kerja yang rendah tetapi menuntut upah yang setinggi – tingginya. Dan lagi penyebab pengangguran adalah SDM yang rendah maka perusahaaan pengalihan menggunakan mesin, karena jika menggunakan mesin tidak banyak membayar upah karyawan.
·         Permasalahan inflasi, kenaikan harga- harga yang tidak sesuai dengan kemampuan membayar, ini di pengaruhi oleh nilai tukar rupiah dengan dolar yang semakin tinggi.
·         Neraca pembayaran : Aliran uang yang keluar lebih banyak dari pada yang masuk ( Lebih banyak ekspor daripada Impor )
Ekonomimakro adalah ilmu yang mempelajai tentang perekonomian secara keseluruhan.  ekonomi makro mempelajari keseluruhan tindakan para konsumen, para pengusaha, pemerintah, lembaga-lembaga keeuangan dan negara-negara lain beserta bagaaimana pengaruh tingkah laku para pelaku ekonomi secara keseluruhan terhadap perekonomian secara keseluruhan pula.
Lahirnya Ekonomi Makro diawali dengan munculnya buku yang dikarang oleh John Maynard Keynes yang berjudul The General Theory of Employment, Interes, and Money. buku ini merupakan landasan dari teori ekonomi makro pada saat ini. Dalam buku tersebut, Keynes berpendapat pengangguran dapat terjadi dan dapat berlangsung dalam waktu yang terbatas.
Dalam perkembangan ekonomi, masalah-masalah yang dihadapi dalam ekonomi makro dapaat dibedakan dua menurut jangka waktunya, yaitu sebagai berikut.
  1. Jangka Pendek
    Ekonomi makro jangk pendek sebagai berikut.
    Inflasi, adalah suatu keadaan dimana harga cendrung naik secara teruss menerus dann berlaku secara terus menerus yang akan menyebabkan nilai uang turun.
    Pengangguran, Penyebbnya adalah jumlah angkatan kerja melebihi tingkat kesempatan kerja atau jumlah lapangan kerja. sehingga jumlah pengangguran semakain tinggi.
    Ketimpangan Neraca Pembayaran, neraca pembayaran adalah suatu ikhtisar yang meringkas transksi-transaksi antara penduduuk suatu negara dengan penduduk negara dengan penduduk negara lain selama jangka waktu tertentu. neraca pembayaran harus dalmm keadaan seimbang antara sisi pendapatan denganpegeluaran. jika terjadi ketidak seimbangan neraca ppembayaran, pemerintah harus mengeluarkan kebjakan untuk mengatassinya.
  2. Jangka Panjang
    Masalah jangka panjang yang di analisis dalam ekonomi makro adalah masalah pertumbuhan ekonomi. pertumbuhan ekonomi diarikan sebagai kenaikan pendapatan atau produksi nasional yang terjadi dalam suatu negara dari tahun kke tahun. masalah inti dalam pertumbuhan ekonomi adlah mengatur jalannya pperekonomian supaya antara ppertumbuhan produk, pertambahan produksi, ketersediaan dana terjadi suatu perpaduan sehingga pertumbuhan ekoonomi dapat tercapai semaksimal mungkin.

PENDAPATAN NASIONAL
Pendapatan nasional dapat di hitung menggunakan 3 pendekatan :
1.       Pendekatan Pendapatan ( Sewa, Upah, Investasi, Poin, Laba)
Rumus :
Y = S + U + I + L
S = Sewa
U= Upah
 I= Investasi
 L=Laba
2.       Pendekatan Pengeluaran
·         Konsumsi Rumah Tangga
·         Pengeluaran Pemerintah
·         Investasi
·         Selisih Ekspor dan Import
Rumus : Kmasy  + Kpem + Inv + (E – I )
3.       Pendekatan Produksi
Y = ( P X Q )₁ + ( P X Q)₂ + ( P X Q )n
P = Price
Q = Quantity
Contoh Soal!
Diketahui konsumsi rumah tangga untuk barang tahan lama 473.6 Jt, konsumsi barang yang tidak tahan lama 1122.6 jt. Investasi tetap 747.7 jt, pengeluaran pemerintah 1036.t Jt, Nilai ekspor 624.4 Jt lalu konsumsi rumah tangga untuk jasa-jasa 1874.1 Jt, Impor 675.2JT. Cari pendapatan nasional  dengan pendekatan pengeluaran  :
Jabab ;
Diket :   K masy = 473.6 + 1122.6 + 1874.1 =3.470,3
                Investasi = 747.7 + 512.5 = 1.260,2
                Peng Pemerintah = 1036.7
                E-i= 624.4 – 675.2 = -50.8
Ditanya = pend. Nas dg pendekatan pengeluaran ….??
Jawab : Kmasy + Kpem + Inv + ( E – I )
                = 3.470,3 + 1036.7 + 1.20,2 + (-50.8)
                = 5.722,7 ( PDB )              
                PDB = Produk domestic bruto
Saat nanti diketahui adanya factor produksi dari luar negeri maka akan mengurangi PDB
Misalnya factor produksi dari luar legeri ( FPln) = 2.7
PDB – FPln = PNB ( Produk nasional Bruto )
Maka = 5.716,4 – 2.7 = 5.717,7
Dari PNB maka akan didapat PN rill rumusnya adalah sbg Berikut :
PN rill = PNB – ( Pajak – Depresiasi)
PN rill    = 4.717,7 – (512 – 3.9 )
                =  5.712.4
Depresiasi = Penyusutan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar